Pupuk P@Me 2.0 merupakan nutrisi tanah berbentuk serbuk hitam dengan teknologi slow release yang dirancang untuk membantu meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung produktivitas tanaman. Diperkaya unsur hara mikro dan sekunder, P@Me 2.0 cukup diaplikasikan satu kali dalam satu musim tanam.
Pupuk P@Me 2.0 adalah nutrisi tanah berbentuk tepung atau serbuk hitam yang diformulasikan untuk membantu menjaga kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman melalui pelepasan unsur hara secara bertahap (slow release).
Teknologi slow release memungkinkan unsur hara tersedia lebih lama di dalam tanah sehingga dapat dimanfaatkan tanaman sepanjang masa pertumbuhan hingga panen. P@Me 2.0 dirancang untuk diaplikasikan pada awal musim tanam dan dapat digunakan bersama pupuk dasar maupun pupuk susulan lainnya.
Sebagian besar unsur hara dalam P@Me 2.0 tidak mudah larut dalam air sehingga aplikasi dilakukan dengan cara ditaburkan langsung ke tanah atau dicampurkan dengan pupuk granular agar penyebaran lebih merata.
✓ Teknologi slow release.
✓ Cukup diaplikasikan satu kali dalam satu musim tanam.
✓ Membantu menjaga ketersediaan unsur hara dalam tanah.
✓ Diperkaya unsur hara mikro dan sekunder.
✓ Mudah dicampurkan dengan pupuk Urea, NPK, maupun pupuk lainnya.
✓ Tidak mudah berdebu saat aplikasi.
✓ Cocok untuk berbagai komoditas pertanian dan perkebunan.
P@Me 2.0 mengandung berbagai unsur hara yang berperan penting bagi pertumbuhan tanaman, antara lain:
Mendukung aktivitas enzim, pembentukan klorofil, dan proses fotosintesis.
Berperan dalam pembentukan klorofil serta membantu proses metabolisme tanaman.
Mendukung pertumbuhan vegetatif dan pembentukan berbagai senyawa penting tanaman.
Membantu proses metabolisme dan pemanfaatan unsur hara di dalam tanah.
Berperan dalam aktivitas enzim yang mendukung pertumbuhan dan pembentukan hasil panen.
Mendukung pembentukan bunga, buah, dan biji.
Merupakan unsur penting pembentuk klorofil dan membantu proses fotosintesis.
Mendukung pertumbuhan akar, batang, dan perkembangan jaringan tanaman.
Membantu pembentukan protein serta meningkatkan kualitas hasil panen.
Sebagai panduan umum, 1 kg P@Me 2.0 dapat digunakan untuk lahan sekitar 556–833 m², tergantung jenis tanaman dan kondisi lahan.
| Jenis Tanaman | Dosis per Ha | Penggunaan |
|---|---|---|
| Bawang Merah | 14-18 Kg | Campurkan Nutrisi P@Me 2.0 dengan Pupuk Urea/NPK/Pupuk Lainnya ketika Pengolahan Tanah sebelum Penanaman |
| Cabai | 12-14 Kg | Campurkan Nutrisi P@Me 2.0 dengan Pupuk Urea/NPK/Pupuk Lainnya ketika Pengolahan Tanah sebelum Penanaman |
| Sayuran Berbiji | 12-14 Kg | Campurkan Nutrisi P@Me 2.0 dengan Pupuk Urea/NPK/Pupuk Lainnya ketika Pengolahan Tanah sebelum Penanaman |
| Kentang | 12-14 Kg | Campurkan Nutrisi P@Me 2.0 dengan Pupuk Urea/NPK/Pupuk Lainnya ketika Pengolahan Tanah sebelum Penanaman |
| Padi | 14-18 Kg | Campurkan Nutrisi P@Me 2.0 dengan Pupuk Urea/NPK/Pupuk Lainnya ketika Pemupukan Pertama |
| Jagung | 14-18 Kg | Campurkan Nutrisi P@Me 2.0 dengan Pupuk Urea/NPK/Pupuk Lainnya ketika Pemupukan Pertama |
| Tebu | 14-18 Kg | Campurkan Nutrisi P@Me 2.0 dengan Pupuk Urea/NPK/Pupuk Lainnya ketika Pemupukan |
| Sawit | 24 Kg | Campurkan Nutrisi P@Me 2.0 dengan Pupuk Urea/NPK/Pupuk Lainnya ketika Pemupukan |
Tanaman membutuhkan unsur hara makro, mikro, dan sekunder untuk mendukung pertumbuhan dan produktivitas. Penggunaan lahan secara terus-menerus dapat mengurangi ketersediaan unsur hara alami di dalam tanah.
P@Me 2.0 dirancang untuk membantu melengkapi kebutuhan unsur hara tersebut sehingga mendukung kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman secara berkelanjutan.